Super Junior dan saya

Saya adalah satu-satunya penggemar Super Junior dikantor saya.

Saya juga satu-satunya yang menggemari Super Junior dikeluarga saya.

Saya tidak akan mengomentari betapa menariknya Super Junior dimata saya,

tetapi betapa menariknya bahwa saya menyukai Super Junior.

 

Jika SuJu muncul 5 tahun lalu, saya akan dengan mudah tidak menyukainya. Saya akan dengan cepat memberikan komentar yang kurang menyenangkan.

Ya, secara jujur budaya manusia secara alamiah akan dengan mudah mengomentari hal yang kurang baik daripada memberikan apresiasi positif.

Saya pun demikian, tak haruslah 5 tahun lalu, jika saya harus mengomentari kekurangan SuJu pun akan dengan cepatnya komentar saya mengalir deras dari otak saya.

——————–

Sejak tahun 2010, saya telah berjanji pada diri saya sendiri bahwa saya akan bertindak sesuai dengan apa yang ingin saya rasakan.

I act what I want to feel !  bukan…bukan…I act what I feel… tapi I ACT what I WANT to feel. 🙂

…dan saya memilih untuk bersikap saya ingin merasakan hal positif, sepanjang hal tersebut tidak berhubungan dengan penggunaan obat terlarang, pembunuhan, kriminalitas dan perampasan hak asasi makhluk hidup (manusia, hewan dan tumbuhan).

Awalnya saya berusaha untuk selalu memberikan komentar yang berbeda bila ada sesuatu atau seseorang dimana banyak orang tidak suka. Saya mengharuskan diri saya, harus beri komentar yang beda yang positif, meski didalam hati atau hanya mengutarakan kepada suami saya.

Jika saya tidak bisa memberikan komentar beda, maka saya membuang jauh issue tersebut dan tidaklah perlu menjamah issue itu lagi.

Buat apa sih menyimpan komentar negatif ?

Hasil akhir dari setiap tujuan manusia adalah kebahagiaan dan kebahagiaan hanya dapat tercapai dengan hati yang positif kan ?

Itu saja prinsip saya. Kalau tidak positif, buang jauh ! Tidaklah berguna bagi kehidupan saya.

———————

Ya, saya bangga dengan diri saya karena saya memilih untuk menyukai SuJu meskipun banyak orang mengernyitkan dahi sembari berkata “What ! Kamu suka SuJu ? Gak salah?”

Saya memilih untuk menyukai SuJu….

Alasannya ? Sebenarnya tidak ada alasan apapun, saya hanya ingin menyukainya. I act what I want to feel.

Pertama kali mendengarkan SuJu, secara spontan dibenak saya hanya ada 2 hal : Saya memilih untuk menyukainya atau membuang jauh-jauh SuJu dan tidak berkomentar sama sekali.

Saya memilih untuk menyukainya lalu saya mendengarkan lagunya kedua kalinya, ketiga kalinya, keempat kalinya dst… I act what I want to feel… I want to feel that I like it !

….sekarang setiap kali saya mendengarkan SuJu, ada perasaan bangga didalam hati karena saya dengan sadar memilih untuk menyukai mereka, bukan karena SuJu semata tetapi karena itulah hasil pilihan saya.

———————

Ah, mau tahu pendapat saya tentang pernikahan Anang dan Ashanty ?

Terlepas dari semua sisi negatif yang dapat terlontar, komentar saya “mereka menikah, mereka bahagia, that’s all matter when you get married, terlepas perkara nantinya bagaimana… that night, they look so happy ! I want to feel happy for them.”

Saya pun tersenyum saat melihat mereka menari dan berdansa dengan para tamu.

Apa pilihan anda akan menentukan kesejahteraan hati anda….

Selamat memilih ! ^_^ Happy go Lucky !!

#np Super Junior – Mr. Simple dan lagu tersebut sukses membuat saya tersenyum… Have a good day !!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s