The worst thing about your gossip is : People don’t talk about you.

Baru-baru ini, saya membaca status seorang teman yang berkata “Please don’t talk behind my back”. Kemudian ada respon ” The worst about people talking about you is : People don’t talk about you”. Lalu dia merespon kembali “Yes, they are talking about me”.

Sadly, orang-orang memang membicarakan kehidupannya yang memang dia ekspos secara nyata kepermukaan realita. Hmm, ini seperti sebuah koran yang tergeletak dimeja setiap orang dan dia marah karena setiap orang membacanya dan membicarakannya dengan orang lain.

My respond is simple, if they are just talking about you from the things you show it to them.. Leave it. You are giving people a stuff to talk about and please don’t get angry about it… you are in the spotlight because you give the public (people around you) a news (for free).

As long as, people don’t hurt you and your family, physically or financially then don’t sweat the small stuff.

Kita seringkali merasa marah karena orang lain membicarakan kita. Tapi seringkali kita lupa, bahwa kita juga sering memberikan “bahan-bahan” pembicaraan tentang diri kita sendiri ke orang-orang disekitar kita.

Jika kita tidak ingin orang lain membicarakan keburukan kita, don’t give them bad stuff to talk about.

Jika orang lain membicarakan keburukan kita, then it means somehow we give them bad stuff to talk about. Mungkin menurut kita tidaklah buruk sama sekali, but sadly we can’t shut other people thought…

Sebenarnya orang lain membicarakan keburukan kita bukan karena mereka senang kehidupan kita buruk, tetapi karena mereka merasa lega karena mereka berpikir bahwa ada orang lain yang nasibnya lebih buruk daripada mereka. Sehingga mereka lebih merasa lega dengan kehidupan mereka sendiri.

Menurut penelitian, sebuah gosip atau rumpian rata-rata bertahan paling lama selama 3 bulan saja. Sesudah itu, akan timbul gosip baru. Jika gosip tentang kita lebih dari 3 bulan, berarti kita benar-benar ingin berada dalam spotlight (sepertinya). Seperti kata infotainment : Tidak ada asap bila tidak api. Saya tambahkan, api bisa mati kalau tersiram air… tapi kalau terus berasap, jadi kadang kita sendiri memang ingin membuatnya selalu berasap.

Jika cerita tentang kita sama saja, tidak ada pembaharuan, maksimal akan bertahan 3 bulan. Bila kita benar-benar marah, inilah saat untuk menunjukkan dengan bijak dan dengan tindakan bahwa kita tidak seperti yang orang lain bicarakan.

Efek dari menampilkan diri tidak seperti gosip yang berhembus, efeknya bisa sangat lama karena sesudah itu orang lain akan kembali membicarakan kita dengan gosip “Ternyata tidak benar loh”.

Lalu… sesudah itu, up to us, kita ingin mempertahankan citra diri yang lebih baik atau ingin memberikan bahan yang “buruk” untuk gosip (lagi) ? Selamat memilih. :-) To be in the spotlight or not to be in the spotlight…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s