Saya seringkali menghindari konflik dan menundanya karena saya takut akan konsekuensinya. Beberapa kali saya memiliki pengalaman dimana saya merasa sangat tidak cocok dengan seseorang tetapi saya memilih untuk tidak jujur dengan diri saya sendiri dan berusaha untuk selalu optimis bahwa segalanya akan menjadi lebih baik. Ibu saya mewanti-wanti, “lah kamu itu sudah tahu kalau tidak … Continue reading »
32 tahun bersiap untuk pilihan hidup ini
Saya baru menyadari bahwa 32 tahun saya hidup, sebenarnya adalah persiapan untuk kehidupan saya yang sekarang. Ya, kehidupan saya dengan anak saya tercinta, Daniel. Saya baru menyadari bahwa 32 tahun saya hidup dengan pembelajaran hidup, jatuh bangun hidup, mempertanyakan esensi dari kehidupan ini, akhirnya saya tahu bahwa setiap orang dipersiapkan oleh alam semesta untuk mempersiapkan … Continue reading »
“All the single ladies, now put your hands up in the air!”
Kalau dengar atau baca tulisan “single ladies” langsung ada irama lagu Beyonce : “All the single ladies, now put your hands up in the air !” But today, we won’t talk only for ladies, but for everybody who is single. Kemarin malam, saya berbincang-bincang dengan dua sobat saya yang cantik dan kebetulan sedang tidak … Continue reading »
A mixed marriage, is it really that different ?
Hari ini saya membaca sebuah tweet dari temannya teman yang tak sengaja masuk timeline saya, bunyinya : “cewek cantik sama cowok jelek, cewek jelek sama bule”. Saya jadi mengangguk-angguk dengan geli bahwa stereotipe bule atau orang asing itu sukanya sama cewek Indonesia yang jelek (menurut orang Indonesia sendiri). Lalu saya jadi membatin “aku jelek gak … Continue reading »
Cinta itu sederhana, ego yang membuatnya tidak sederhana.
Cinta adalah sebuah seni, love is an art. Seperti hidup juga sebuah seni. Jika kita ingin mempelajari bagaimana seni mencinta, sebaiknya kita juga menggunakan proses yang sama saat kita mempelajari sebuah seni. Cinta bukan sebentuk benda yang dapat dilihat simetris, kanan-kiri. Cinta selalu melibatkan 2 pihak yang berkepentingan dan memiliki kepribadian yang berbeda. Memandang cinta … Continue reading »
“I was bullied and I am proud of it”
Hari Minggu kemarin, saya melihat film berjudul “That’s what I am”. Berkisah tentang seorang remaja bernama Sam yang harus mengerjakan tugas kelompok berdua dengan Stanley yang biasa disebut Big G. Stanley adalah seorang ‘geek’ yang bertubuh besar, bertelinga besar dan sering menjadi bahan olok-olok temannya. Ia tidak pernah mengeluhkan hal tersebut dan Ia selalu berjalan … Continue reading »
If you can let go of your dream, you probably should !
Sejak lulus kuliah, saya tidak pernah berkeinginan untuk bekerja diperusahaan besar, multinasional dengan gaji berlimpah. Saya selalu ingin menjadi seorang dosen. Ya, dosen, pengajar, guru. Tetapi ibu saya tidak mengijinkan saya untuk menjadi seorang dosen. Beliau berkata, kemampuanmu bisa lebih dari seorang dosen, carilah lagi mimpi yang lain. Saya merasa bingung. Mimpi saya menjadi seorang … Continue reading »
Super Junior dan saya
Saya adalah satu-satunya penggemar Super Junior dikantor saya. Saya juga satu-satunya yang menggemari Super Junior dikeluarga saya. Saya tidak akan mengomentari betapa menariknya Super Junior dimata saya, tetapi betapa menariknya bahwa saya menyukai Super Junior. Jika SuJu muncul 5 tahun lalu, saya akan dengan mudah tidak menyukainya. Saya akan dengan cepat memberikan komentar yang … Continue reading »
(Extra) Ordinary is still Ordinary.
Beberapa hari ini saya tersadar bahwa banyak sekali kalimat-kalimat motivasi, buku-buku pendukung emosi, pembicara dan pelatih kesuksesan yang berteriak bersama-sama tentang “How to be on TOP”, “bagaimana memiliki uang banyak, kaya raya”, “menjadi orang hebat, tidak biasa-biasa saja.” Beberapa kali saya berjumpa dengan beberapa pelatih dan pembicara kesuksesan. Kami berbincang-bincang, hmm tepatnya mereka berbicara, saya … Continue reading »
People buy you with their eyes !
Kita pernah mendengar kalimat “People buy you with their eyes”. Ya ini cliche… kita pasti inginnya dilihat dari kepribadian kita kan ? Saya berikan satu contoh tentang presentasi agen periklanan untuk sebuah lembaga keuangan. Agensi tersebut muncul dengan ide bahwa bank tersebut memiliki kekuatan penting yaitu memiliki informasi keuangan lebih baik. Nah, saat presentasi mengenai … Continue reading »